Kanker Tumor

Kanker Tumor – Kanker sering dikenal sebagai tumor, tetapi tidak semua tumor disebut kanker. hingga saat ini masyarakat masih menyalah artikan pengertian tumor dan kanker adalah sama. Padalah kedua penyakit ganas ini ternyata berbeda. Tumor merupakan satu sel liar yang berada di bagian tubuh dan terus membesar di lokasi yang tetap atau tidak menyebar ke bagian tubuh yang lain. Akibatnya, terdapat benjolan di bagian tubuh tertentu. Karena itu, munculnya benjolan di bagian tubuh tertentu, baik disertai rasa sakit maupun tidak patut diwaspadai sebagai tumor. Jika tidak diobati secara benar sel tumor bisa berubah menjadi kanker.

Penyakit Kanker

Penyakit Kanker adalah penyakit yang disebabkan oleh pertumbuhan sel-sel jaringan tubuh yang tidak normal. Sel-sel kanker akan berkembang dengan cepat, tidak terkendali dan akan terus membelah diri. Selanjutnya, sel kanker akan menyusup ke jaringan sekitarnya (invasif) dan terus menyebar melalui jaringan ikat, darah, serta menyerang organ-organ penting dan syaraf tulang belakang.

Dalam keadaan normal, sel tubuh hanya akan membelah diri jika ada penggantian sel-sel yang telah mati dan rusak. Sebaliknya, sel kanker akan terus membelah walaupun tubuh tidak memerlukannya. Akibatnya, akan terjadi penumpukan sel baru yang disebut tumor ganas. Penumpukan sel baru tersebut akan mendesak dan merusak jaringan normal sehingga mengganggu organ yang ditempatinya.

Penyakit Tumor

Setiap benjolan yang terdapat di dalam atau di luar tubuh biasanya disebut dengan istilah tumor. Penyakit Tumor ada dua macam yaitu tumor jinak dan tumor ganas. Tumor jinak biasanya tidak berbahaya karena tidak tumbuh membesar dan tidak menyebar ke luar jaringan. Sementara itu, tumor ganas merupakan kanker yang tumbuh dengan cepat serta tidak terkendali dan merusak jaringan lain.

Ada tahapan tiga tahapan Kanker Tumor dari sel normal berubah menjadi sel ganas (kanker) :

  1.  Tahap prakarsa (initiation phase), tahap ini memiliki ciri-ciri terjadinya perubahan gen dari sel normal menjadi sel kanker.
  2. Tahap promosi (promotion phase) yaitu tahapan perkembangan tumor yang biasanya dipicu oleh sel-sel abnormal yang berhasil hidup (survive) dan terus membelah diri
  3. Tahap progresi (progression phase), tahapan ketiga terjadi pertumbuhan tak terkendali sel-sel abnormal tersebut sehingga ukuran tumor menjadi sangat besar dan atau sel-sel kanker mulai menyebar ke jaringan atau organ lain.

Gambar di bawah ini mengilustrasikan bagaimana sel normal berubah menjadi tumor jinak, selanjutnya menjadi ganas, tumbuh tak terkendali, kemudian menyusup ke dalam jaringan darah dan menyebar ke organ lain.

Kanker Tumor

Kanker Tumor

Keterangan dari fase Kanker Tumor :

1. Sel-sel yang tumbuh sebagai tumor jinak di jaringan epitel
2. Sel-sel tumor yang menerobos lamina basalis
3. Sel tumor menyerang pembuluh kapiler (perjalanan melalui aliran darah kurang dari 1 di dalam 1000 sel akan bertahan dan bermetastasis
4. Sel tumor melekat atau menempel di dinding pembuluh darah di hati
5. Sel mulai keluar dari pembuluh darah
6. Sel berkembang biak dan bermetastasis di dalam hati

Gen Penekan Kanker Tumor

Gen penekan dari kanker tumor harus dibutuhkan dalam membantu mempertahankan terjadinya pembelahan sel dalam keadaan terkendali. Misalnya diibaratkan seperti rem sebuab mobil yang bisa mengendalukan laju atau kecepatan, gen penekan kanker tumor yang bisa berfungsi dalam normal akan membantu mengendalikan siklus dari terjadinya perkembanbiakan sel, replikasi dari DNA serta pembelahan sel. Jika tidak bisa berfungsi dengan normal dan baik, maka lama kelamaan akan menyebabkan terjadinya penyakit kanker. Gen penekan kanker tumor bukan hanya diyakini sebagai salah satu protein yang memang dibutuhkan sebagai salah satu alat untuk mendeteksi terjadinya kerusakan DNA. Namun juga bisa memberikan fungsi dalam lebih luas setelah terjadinya suatu proses penekanan selular misalnya adalah dalam hal aktivasi onkogen atau juga hipoksia.

Keberadaan dari gen penekan kanker tumor diprediksi berdasarkan dari dua studi atau penelitian yang dilakukan secara terpisah. Penelitian yang pertama hasilnya menujukkan suatu waktu timbul retinoblastoma herediter yang bisa menunjukkan bahwa dari kedua alel gen Rb dibutuhkan untuk membentuk tumor ini dan menandakan bahwa fungsi dari normal Gen Rb merupakan salah satu menekan pembentukan dari terjadinya penyakit tumor retinoblastoma. Yang kedua adalah berasal dari studi kultur pada jaringan dimana pada penambahan sel normal ke dalam sel kanker akan meniadakan suatu fenotip ganas sel kanker tadi. Hal ini menunjukkan jika gen penekan kanker tumor di dalam sel normal menekan sel kanker. Fungsi dari gen ini saat ini merupakan salah satu subjek sebagai banyaknya penelitian atau studi secara intensif.

Gen penekan kanker tumor sudah menjadi salah atu topik utama dalam penelitian kanker karena biasanya termutasi pada penyakit kanker manusia dan juga spektrum mutasinya biasanya memberikan suatu peranan dalam etiologi dan juga patogenesi molekular neoplasia. Deteksi dari ketidaknormalannya juga mempunyai suatun implikasi dari diagnostik, prognostik, dan juga terapeutik. Salah satu gen penekan kanker tumor adalah jenis gen p53 yang juga merupakan salah satu pelindung siklus sel. Dan jika sel ini terluka, maka p53 di dalam inti kakan micu sel dalam melakukan “Arrest” pada perbatasan dari g1/S dengan cara mengindikasikan penghambat CDK dan dari sistem perbaikan DNA yang terjadi lebih dhulu dalam menghilangkan luka tadi sebelum sel bisa memasuki fase S namun tanpa adanya DNA yang mengalami luka.

Kanker Tumor

Posted in Kanker Tumor | Tagged , , , , , , , , , , , , | Comments Off

Kanker Dan Tumor Payudara

Kanker Dan Tumor Payudara – Payudara yang sehat adalah payudara dalam keadaan tidak ditemukan kondisi atau kelainan dari pemeriksaan yang dilakukan dengan imaging atau pencintraan payudara, baik yang mamografi, atau juga pemeriksaan ultrasonografi (USG), dan juga tidak dirasakan tidak nyaman. Kelainan payudara biasanya perlu menjadi sorotan, karena jika tidak ditangani dengan segera maka bisa menyebabkan resiko yang berbahaya salah satunya adalah kanker dan tumor payudara.

Kanker Dan Tumor Payudara

Kanker Dan Tumor Payudara

Penyakit Kanker Tumor

Penyakit kanker dan tumor payudara berbeda gejalanya. Biasanya gejala awal dari terjadinya tumor payudara adalah munculnya suatu benjolan yang besarnya hanya sebesar kelereng. Biasanya benjolan ini tidak akan teraba dengan tangan saat ukurannya masih dalam ukuran kecil. Penyakit tumor payudara ini bisa bersifat jinak namun juga bisa bersifat ganas. Kemungkinan adalah rasa nyeri, namun rasa nyeri ini tidak ada hubungannya dengansaat datang menstruasi.

Sedangkan penyakit kanker payudara adalah suatu benjolan yang berbeda dari jaringan yang ada pada payudara dan sekitarnya, tidak menimbulkan rasa nyeri dan biasanya pinggirannya berbentuk tidak teratur. Pada gejala yang terlihat di stadium pertama, jika didorong dengan jari tangan, biasanya benjolan ini bisa digerakkan dengan gampangnya dan dengan mudahnya dibawah kulit. Dan pada stadium lanjutr, biasanya benjolan ini melekat di dinding dada atau juga kulit yang ada pada sekitarnya. Pada penyakit kanker payudara stadium lanjut biasanya benjolan ini akan berbentuk benjolan yang sifatnya membengkak atau juga memperlihatkan borok di kulit payudara.

Kanker dan tumor payudara ini merupakan dua masalah yang sangat berbahaya. Oleh sebab itulah, perlu penanganan yang diakukan dengan cepat agar tidak menimbulkan dan mengakibatkan resiko yang berbahaya bagi keselamatan jiwa.

Banyak penanganan kanker tumor payudara yang dilakukan dimulai dengan pasca penialaian yang menyeluruh pada koondisi penderita, yakni sekitar satu minggu misalnya atau lebih setelah melakukan biopsy. Penganan penyakit kanker payudara ini biasanya terdiri dari penyinaran dan pembedahan, kemoterapi dan juga obat dalam menghambat hormon.

Pengobatan Kanker Tumor Payudara

Tujuan dari penyinaran kanker tumor ini dilakukan adalah untuk membunuh sel-sel kanker yang ada pada tempat pengangkatan tumit dan daerah sekitarnya, termasuk kelenjar getah bening.

Harus Anda ketahui bahwa kanker dan tumor itu berbeda. Kanker tumor biasanya diawali dari penyakit tumor. Tumor merupakan salah satu bentuk pembengkakan yang diakibatkan karena terjadinya suatu peradangan dan juga pertumbuhan jaringan yang bersifat tidak normal di dalam tubuh. Selain itu, tipe dari penyakit tumor berdasarkan dari pertumbuhannya juga bisa dibedakan menjadi penyakit tumor ganas dan tumor jinak. Penyakit tumor yang ganas disebut sebagai penyakit kanker. Kanker tumor tidak sama, biasanya penyakit kanker diawali dengan tumor. Namun kemungkinan dari tumor jinak berubah menjadi ganas bisa saja terjadi namun hal ini kecil kemungkinannya. Biasanya pada penyakit tumor yaang sudah terlalu lama dan juga sudah terlalu membesar. Dan salah satunya adalah penyakit fam (fibroadenoma mamma), penyakit tumor jinak payudara jika tidak diatasi dan dibiarkan selama bertahun-tahun maka lama kelamaan akan berubah menjadi penyakit kanker. Hal ini dikenal dengan istilah Progessi, persentase kemungkinan terjadi adalah sekitar 0,5%-1% saja. Dan disaat seseorang semakin bertambah uianya, maka mereka biasanya akan mulai mengakumulasikan berbagai jenis mutasi yang ada di dalam sel DNA-nya. Ini berarti adalah bahwa pravalensi dari terjadinya penyakit tumor lama kelamaan akan semakin meningkat dengan seiriing usia yang semakin bertambah. Untuk kasus dimana usia seseorang lebih tua menderita penyakit kanker tumor, maka besar kemungkinan juga bahwa penyakit yang dialaminya adalah jenis penyakit tumor yang ganas. Misalnya adalah jika seorang wanita berusia 20 tahun mempunyai penyakit tumor pada payudaranya, maka tumor tersebut kemungkinan adalah penyakit tumor jinak. Namun, jika usianya sudah menginjak 60-70 tahun ke atas dan mempunyai penyakit tumor payudara, maka kemungkinan adalah penyakit tumor ganas.

Sedangkan penyakit kanker adalah salah satu jenis penyakit yang ditandai dengan pembelahan pada sel yang terjadi dengan tidak terkendali serta kemampuan dari sel-sel tadi dalam menyerang jaringan biologis yang lain, dengan pertumbuhan secara langsung pada jaringan yang bersebelahan atau invasi serta migrasi sel pada tempat yang lebih jauh. Pertumbuhan yang terjadi secara tidak terkontrol tersebut biasanya diakibatkan karena terjadinya keerusakan pada DNA, dan juga bisa menyebabkan terjadinya mutasi pada gen vital yang kemudian mengontrol dalam hal pembelahan sel. Dan beberapa dari buah mutasi kemungkinan dibutuhkan dalam membantu mengubah sel yang normal agar menjadi sel kanker. Mutasi-mutasi ini kemudian sering menyebabkan agen kimia atau juga fisik yang disebut dengan istilah karsinogen. Mutasi yang bisa terjadi dengan otomatis biasanya diperoleh atau juga bisa didapatkan dari bakat keturunan atau warisan.

Penyakit kanker yang asalnya dari jaringan epitel biasanya disebut dengan karsinoma. Karsinoma sel skuamosa adalah salah satu jenis penyakit tumor ganas yang asalnya dari jaringan epithelium dengan bentuk struktur sel yang berkelompok, dan kemudian mampu untuk melakukan infiltrasi lewat aliran darah atau juga limfatik yang kemudian akan menyebar menuju ke seluruh tubuh. Karsinoma sel skuamosa adalah salah satu jenis kanker yang biasanya paling sering terjadi misalnya adalah pada penyakit ronga mulut.

Kanker Dan Tumor Payudara

Posted in Kanker Tumor | Tagged , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyakit Kanker Pada Manusia

Penyakit Kanker Pada Manusia – Kanker berhubungan dengan kita semua. Kita semua mengenal orang-orang yang pernah terkena penyakit kankerpada manusia. Terkadang mereka sembuh, terkadang mereka meninggal. Terkadang berlangsung cepat, terkadang lambat, bahkan sangat lambat. Terkadang ada rasa nyeri dan sering yang bersangkutan merasa lelah, sangat lelah. Akhirnya kanker sesudah bertahun-tahun dapat kambuh kembali.

Penyakit Kanker Pada Manusia

Penyakit Kanker Pada Manusia

Penyakit Kanker

Kebanyakan penyakit kanker pada manusia bermula dari sel-sel epitel. Penyakit Kanker Pada Manusia ini disebut karsinoma. Selain itu, jauh lebih jarang terjadi akibat sarcoma yang bermula dari jaringan otot, jaringan lunak lain, dan tulang. Karena jaringan-jaringan ini tidak memiliki system limfe, seperti organ sel-sel epitel, sirkoma ini tidak menyebabkan penyebaran ke kelenar limfe. Namun, karena penyebarannya lewat darah, metastatis sarcoma dapat terjadi dimana-mana di dalam tubuh, khususnya pertama-tama di paru. Limfoma ganas terjadi dijaringan limfe, terutama dikelenjar limfe yang dapat ditemukan di hampir seluruh tubuh. Proses ganas ini meluas nyaris hanya ke jarungan limfe saja. Pertumbuhan  ganas sel-sel darah meluas di pembuluh saluran darah sebagai kanker  darah. Paling banyak terdapat aneka bentuk leukemia yang berasal dari berbagai sel darah putih (leukosit).

Pada penyakit kanker pada mansuia, sel-sel epitel membentuk lapisan luar kulit dan selaput lendir. Selaput lendir adalah lapisan dalam yang menutupi semua struktur saluran di dalam tubuh, kecuali pembuluh darah dan limfe. Struktur saluran adalah jalan pernapasan dari hidung sampai ke dalam paru-paru, system pencernaan dari mulut sampai ke dubur (lengkap dengan saluran empedu, hati dan kelenjar ludah perut (pankreas), ginjal dan saluran kemih, organ-organ kelamin dan hampir semua kelanjr. Jadi kebanyakan penyakit kanker kulit, tenggorokan, paru-paru, lambung, usus, kandung kemih, prostat, kanker rahim, indung telur, hati, dan payudara merupakan bentuk karsinoma.

Epitel mempunyai dua fungsi yaitu melindungi dan memproduksi cairan. Demikianlah, epitel membentuk pemisah (sekat) yang melindungi terhadap kekerasam dunia lewat kulit yang kuat, satu lapisan kulit, bukan tanpa alasan, disebut kulit belulang. Selaput lendir yang menutupi  secara tak kurang efektifnya, memberikan perlindungan bagi jalan pernapasan, saluran usus, organ-organ kelamin dan saluran kemih terhadap basil-basil yang membuat sakit para penyerbu yang masuk lewat lubang-lubang tubuh seperti mulut, hidung, dubur, vagina dan saluran kemih.

Fungsi kedua dari epitel ialah memproduksi cairan dan getah melalui kelenjar yang terletak atau bermuara di kulit dan selaput lendir. Di kulit dan dalam selaput lendir ada kelenjar-kelenjar besar  seperti kelenjar hati, pankreas, prostat, dan payudara di samping kelenjar-kelenjar kecil yang tidak terhitung jumlahnya. Getah yang dikeluarkan berfungsi untuk membasahi dan membersihkan (saluran udara dan paru-paru), pencernaan (ludah, empedu, getah, lambung dan usus), makanan (susu ibu) dan mengatur serta menurunkan suhu badan (keringat). Selain itu kelenjar yang melimpahkan produksnya ke luar yang disebut eksokrin ada juga kelenjar yang melepaskan produknya ke dalam langsung ke jalan peredaran darah dan disebut endokrin. Contohnya kelenjar gondok, anak ginjal (adrenalin) dan pankreas (insulin).

 Kanker Tumor

Kanker tumor merupakan dua hal yang tidak bisa dilepaskan? Mengapa demikian? Karena kanker tumor bisa berkaitan satu sama lain. Sebelum terjadinya penyakit kanker, biasanya diawali dengan penyakit tumor. Sedangkan penyakit tumor sendiri terbagi menjadi dua jenis yakni adalah tumor jinak  dan tumor ganas. Tumor ganas inilah yang kemudian akan menyebabkan terjadinya penyakit kanker. Kanker tumor harus diatasi secara dini, mengingat kanker tumor terbagi menjadi beberapa tingkatan. Selain itu, penyakit kanker tumor merupakan salah satu hal atau momok yang sangat menakutkan untuk manusia. Kebanyakan orang beranggapan bahwa penyakit kanker tumor tidak bisa disembuhkan dan resiko terjadinya kematian lebih besar. Itu mengapa, banyak orang yang melakukan cara apapun untuk membantu menyembuhkan penyakit yang dialaminya.

Penyakit kanker tumor merupakan salah satu jenis penyakit dengan suatu karakter adanya gangguan atau terjadinya kegagalan secara mekanisme dalam pengaturan multiplikasi pada organisme multiseluler sehingga bisa terjadi suatu perubahan dalam hal perilaku sel yang terjadi dengan tidak terkontrol. Dan perubahan ini biasanya diakibatkan karena adanya suatu perubahan atau dalam bentuk tranformasi genetik, dan paling utama adalah untuk gen-gen yang bisa mengontrol terjadinya pertumbuhan, yakni adalah seperti protoonkogen dan juga gen untuk penekan tumor. Sel-sel yang mengalami proses transformasi dengan terus menerus kemudian berpoliferasi dan akan menekan terjadinya pertumbuhan sel yang normal. Penyakit kanker adalah salah satu jenis penyakit dengan jumlag angka kematian yang lebih tinggi lagi. Dan hingga saat ini data yang menunjukkan mengenai penyakit kanker tumor menyatakan bahwa kematian yang terjadi akibat penyakit kanker bisa mencapai sekitar 45% hal ini berdasarkan data dari tahun 2007 sampai 2030, yakni sekitar 7,9 juta jiwa yang menjadi sekitar 11,5 juta jiwa kematian. Di negara Indonesia, menurut salah satu laporan mengenai pravalensi dari penyakit kanker bisa mencapai sekitar 4,3 per 1000 penduduk dan bisa menjadi salah satu penyebab kematian nomor 7 sekitar 5.7% setelah penyakit stroke, tuberkulosis, penyakit hipertensi, trauma, perinatal, dan juga penyakit diabetes.

Sedangkan di negara berkembang, penyakit kanker adalah salah satu penyebab yang paling utama dari terjadinya kekmatian yang diakibatkan oleh penyakit pada anak yang berusia diatas usia 6 bulan.

Penyakit Kanker Pada Manusia

Posted in Kanker Tumor | Tagged , , , , , , , , , , | Leave a comment

Kanker Tumor Payudara

Kanker Tumor Payudara – Payudara adalah alat tubuh yang letaknya di permukaan, sehingga apabila terjadi kelainan (tumor) mudah diketahui oleh si penderita sendiri atau dokter yang memeriksa. Namun demikian, karena kanker payudara pada fase (stadium) awal tidak menimbulkan rasa sakit dan adanya benjolan kecil pada payudara sering tidak diperhatikan, maka biasanya tumor/kanker payudara diketahui setelah mencapai stadium lanjut. Dengan demikian sangat sulit diobati, karena sudah menyebar ke alat tubuh lainnya.

Kanker Tumor Payudara

Kanker Tumor Payudara

Kanker Tumor Payudara

Menurut statistik yang ada pada laboratorium Patologi Anatomi di seluruh Indonesia, frekuensi menunjukkan bahwa Kanker Tumor Payudara menduduki peringkat kedua terganas di antara berbagai tumor ganas pada wanita.

Kanker tumor payudara merupakan jenis kanker yang paling diderita wanita. Sekitar 6% wanita mengalaminya dan satu di antara 20 penderita mengalami kematian. Pemeriksaan payudara oleh penderita sendiri atau dokter dan pengambilan gambar sinar x terhadap payudara wanita merupakan upaya penting untuk menemukan kanker payudara sedini mungkin.

Wanita yang tinggi dan gemuk, lebih gampang terserang kanker ini daripada mereka yang pendek dan kurus. Kanker payudara lebih gampang menyerang wanita yang pernah memiliki tumor atau kista di payudaranya.

Penyakit kanker tumor payudara bisa diakibatkan karena 3 pengaruh yang penting seperti dibawah ini :

  1. Faktor genetik
    Faktor genetik merupakan salah satu pengaruh dalam hal peningkatan terjadinya penyakit kanker payudara. Dan pada suatu penelitian yang dilakukan pada tikus dengan galur yang sensitif pada penyakit kanker, lewat persilangan genetik yang bisa didapatkan dari tikus yang menderita penyakit kanker. Ada juga faktor turunan pada suatu keluarga yakni pada lokus kecil kromosom 17q21 pada penyakit kanker payudara yang bisa muncul di usia muda seseorang.
  2. Hormon
    Terjadinya kelebihan hormon estrogen endogen atau juga terjadinya ketidakseimbangan pada hormon akan terlihat dengan lebih jelas pada penyakit kanker payudara. Banyaknya faktor resiko yang didapat bisa disebutkan misalnya seperti masa reproduksi yang lebih lama, mulpira dan juga usia tua yang mempunyai anak pertama. Wanita post menopause dengan penyakit tumor tumor ovarium fungsional bisa terkena penyakit tumor payudara, hal ini disebabkan karena terjadinya kelebihan hormon estrogen. Dan suatu penelitian yang menyebutkan jika kelebihan dalam hal jumlah hormon estrogen yang ada di dalam air seni, serta frekuensi ovulasi dan juga usia saat menstruasi biasanya juga dihubungkan dengan resiko meningkatnya terkena penyakit kanker payudara. Epitel dari payudara yang normal biasanya mempunyai reseptor estrogen dan juga progesteron. Dan keua dari reseptor ini kemudian ditemukan secara sebagian besar pada penyakit kanker payudara. Serta berbagai bentuk dalam hal growth promoters (transforming growth factor alpha/epitelial growth factor, PDGF) disekresi lewat sel kanker payudara manusia. Banyaknya penelitian yang menyatakan bahwa growth promoters ini juga terlibat di dalam suatu sistem mekanisme autokrin dan juga penyakit tumor. Produksi dari GF ini biasanya tergantung dari hormon estrogen, sehingga interaksi yang terjadi antara hormon yang ada di dalam sirkulasi, reseptor hormon yang ada di sel kanker serta GF autokrin yang bisa merangsang penyakit tumor akan terjadi lebih progresif lagi.
  3. Keadaan lingkungan
    Penyebab penyakit kanker payudara bisa diakibatkan karena pengaruh suatu lingkungan yang diduga karena antara faktor seperti alkohol, diet yang ekstrim dan diet tinggi lemak, kecanduan kopi serta infeksi virus yang terjadi. Hal ini akan bisa mempengaruhi onkogen dan juga gen supresi tumor dari penyakit sel kanker payudara.

Fase Penyakit Kanker Tumor

Penyakit kanker bisa terjadi karena adanya suatu kerusakan dan juga transformasi petookogen dan juga supessorgen sehingga bisa terjadi suatu perubahan dalam hal mencetak protein yang ada di program awal yang bisa menyebabkan terjadinya sel kanker. Karena itulah akan terjadi suatu kekeliruan dalam hal transkripsi dan juga translasi gen sehingga akan terbentuk suatu protein yang tidak normal yang terlepas dari kontrol normal oengaturan dan juga bentuk koordinasi pertumbuhan serta diferensiasi pada sel. Proses dari korsinogenesis adalah suatu proses yang berhubungan mengenai proses bertahap dalam suatu multiseps proses, dan sedikitnya terdapat 3 tahapan yakni adalah inisiasi, promosi, dan juga progresi.

  1. Inisiasai
    Tahap ini merupakan tahap awal dimana sel normal akan berubah menjadi premaligna. Karsinogen yang harus merupakan salah satu mutagen yakni adalah zat yang bisa menimbulkan suatu mutasi gen.
  2. Promosi
    Promotor merupakan salah satu zat yang bersifat non mutagen namun bisa menaikkan suatu reaksi dari karsinogen dan juga bisa menimbulkan suatu amplifikasi pada gen. Suatu promotor yang lebih dikenal adalah ester phorbol yang biasanya terdiri dari TPA (Tetradeconyl pharbol Acetat) dan juga RPA (12-Retinoyl Phorbol Acetat) yang ada di dalam minyak kroton.
  3. Progresi
    Dalam tahap ini biasanya akan terjadi suatu aktivasi, mutasi dan juga kehilangan gen. Pada ttahap progresi ini akan muncul suatu perubahan dalam hal benigna menjadi premaligna dan juga maligna. Dalam suatu proses karsinogenesis ada 3 mekanisme yang saling terlibat : 1. Onkogen yang biasa menginduksikan dari terjadinya penyakit kanker, 2. Anti-onkogen atau juga gen supressor yang bisa mencegah dari timbulnya sel penyakit kanker, 3. Gen modulator yang bisa mempengaruhi suatu penyebaran pada penyakit kanker.

Kanker Tumor Payudara

Posted in Kanker Tumor | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Penyakit Kanker Adalah

Penyakit Kanker adalah kelainan genetik yang merupakan akibat dari peristiwa-peristiwa mutasional berganda. Mutasi-mutasi tersebut mengubah fungsi normal suatu sel sehingga sel itu menjadi memiliki ciri-ciri berikut :

  1.  Sel menjadi immortal yaitu mampu melakukan pembelahan sel secara tak terbatas.
  2. Sel menjadi independen dari kontrol-kontrol selular normal yang membatasi pertumbuhan dan pembelahan
  3.  Sel itu menjadi invasif dengan menybar ke jaringan-jaringan lain dalam sebuah proses yang disebut metastasis.
Penyakit Kanker

Penyakit Kanker

Penyakit Kanker

Satu sel kanker mampu membelah menjadi massa klonal sel yang disebut tumor. Kanker adalah pertumbuhan ganasnya dan kecenderungannya untuk menyebar.

Penyakit Kanker adalah berhubungan dengan kita semua. Kita semua mengenal orang-orang yang perah terkena penyakit kanker. Terkadang mereka sembuh, terkadang mereka meninggal. Terkadang berlangsung cepat, terkadang lambat bahkan sangat lambat. Terkadang ada rasa nyeri dan sering yang bersangkutan merasa lelah, sangat lelah. Akhirnya, kanker sesudah bertahun-tahun dapat ‘kambuh” kembali. Kata kanker berasal dari kata Yunani, karkinos yang berarti udang karang dan merupakan istilah umum untuk ratusan tumor ganas yang masing-masing sangat berbeda satu sama lain.

Penyakit kanker adalah diawali dengan penyakit tumor. Kanker tumor bisa terjadi diawali dengan tumor ganas dan kemudian akan berubah menjadi penyakit kanker. Penyakit kanker tumor merupakan salah satu hal yang disebabkan karena terjadinya perkembangbiakan pada sel di dalam tubuh yang terjadi tidak normal dan bersifat tidak terkendali dengan baik. Penyakit tumor merupakan salah satu istilah yang umum yang banyak digunakan dalam menjelaskan dari adanya suatu pertumbuhan massa atau juga adanya suatu jaringan yang tidak normal di dalam tubuh lewat tumor jinak atau kanker tumor atau tumor ganas. Penyakit tumor ganas biasanya lebih dikenal dengan istilah penyakit kanker. Kemudian massa ini akan muncul sebagai salah satu akibat dari terjadinya ketidakseimbangan dalam hal pertumbuhan serta regenerasi sel. Pertumbuhan dari sel yang terjadi dengan tidak terkendali bisa diakibatkan karena terjadinya suatu kerusakan pada DNA yang bisa menyebabkan terjadinya mutasi dalam hal perubahan genetik yang sifatnya menjadi menurun pada gen vital yang bisa bertugas dalam hal mengontrol pembelahan sel. Dalam beberapa mutasi kemungkinan diperlukan dalam hal perubahan pada sel normal untuk berubah menjadi sel kanker. Dan mutasi-mutasi ini bisa diakibatkan kareansenyawa atau zat-zat kimia atau juga fisik yang dinamakan sebagai karsinogen. Dan mutasi yang kemungkinan bisa terjadi dengan spontan atau diperoleh dalam bentuk diwariskan.

Kanker Tumor

Perkembangan dari penyakit kanker tumor biasanya ditandai dengan gejala sel-sel tumor yang melakukan interaksi dengan komponen pada lingkungan yang ada di sekitarnya misalnya adalah seperti sel normal, sel imun atau sel efektor, atau juga sebagai agen terapi yang lebih ekstenal dan bisa ditambahkan ke dalam sistem tubuh. Agen dari terapi ini yang dimaksud adalah kemoterapi dan juga pemberian imunoterapi. Sifat dari suatu interaksi pada lingkungan kanker tumor adalah kompleks dan bisa tergantung dengan faktor yang timbul, misalnya adalah usia, jenis kelamin dan lain sebagainya. Faktor-faktor ini bisa mengakibatkan terjadinya suatu perubahan pada sel tumor agar menjadi lebih kompleks lagi. Dan pada lain pihak, adanya faktor yang dimaksudkan adalah menyerang sistem kekebalan tubuh, merupakan salah satunya adalah infeksi virus. Virus yang bisa menginfeksi sel-sel imun yang sudah aktif. Dan sebagai salah satu akibatnya, populasi pada sel efektor akan menurun dan sistem imun lama kelamaan akan melemah sehingga sangat dibutuhkan obat kanker yang bisa membantu meningkatkan sistem daya tahan tubuh misalnya adalah seperti Interleukin-2 (IL-2). Secara matematis, adanya suatu interaksi dari Human Immunodeficiency Virus dengan sel imun yang sudah aktif. Dan hadirnya dari virus akan mengurangi suatu bentuk efisiensi pada sistem imun yang ada dalam memerangi sel tumor.

Berbagai studi klinis serta eksperimental yang bisa memberikan suatu solusi baru yang sangat berguna dalam mengetahui mengenai pengaruh secara dinamika pada penyakit kanker tumor dan juga perawatan yang tepat untuk dilakukan. Permasalahan-permasalahan yang akan semakin kompleks tadi dituntur dalam mencari solusinya. Pemecehan ini bisa dilakukan dengan matematika dengan cra menggunakan pendekatan secara model matematika.

Model matematis dari pertumbuhan sel tumor dan sel yang normal biasanya berasal dari suatu interaksi sel tumor dan juga sel normal yang diperkenalkan pertama kalinya oleh Witten. Interaksi dari sel tumpr dengan sistem imun tubuh dan juga immunoterapi yang sudah dimodelkan dengan matematis oleh Panetta dan Kirschner. Model yang bersifat non-linear pertubuhan dari sle tumor dan sel normal yang juga berpengaruh pada sistem kekebalan tubuh dan virus tadi sangat diperlukan untuk bisa memahami suatu fenomena secara realistis pada pertumbuhan penyakit sel tumor dan sel normal. Lewat model matematika dan simulasi yang bisa diketahui pada pola pertumbuhan sel tumpr dan sel normal yang terjadi secara kompleks. Perilaku dari sistem juga bisa diperkirakan dengan cara mengubah parameter sehingga bisa membantu memproyeksikan dari jumlah populasi pada waktu tertentu.

Penelitian ini biasanya menggunakan model pertumbuhan sel tumor dan juga sel normal dari Witten dengan cara memainkan peran sistem imun dan juga virus. Pertama yang dilakukan adalah dengan membentuk model mengenai interaksi sistem imun dengan suatu pertumbuhan pada sel tumor dan sel kanker. Kemudian tubuh diberikan suatu pendakatan dalam hal terapi yang berbeda dan diantaranya adalah melakukan kemoterapi serta imunoterapoi.

Penyakit Kanker Adalah

Posted in Kanker Tumor | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Penyakit Tumor

Penyakit Tumor adalah sekumpulan sel yang membelah diri dengan sangat cepat sehingga tumbuh dan jumlahnya menjadi banyak secara tidak terkendali. Untuk beberapa jenis tumor tertentu. Kumpulan sel yang tumbuh cepat ini terlihat sebagai benjolan jika sudah mencapai tahap yang cukup lanjut. Misalnya pada tumor payudara, biasanya deteksi sederhana dilakukan dengan meraba apakah ada benjolan atau tidak di payudara.

Penyakit Tumor

Penyakit Tumor

Penyakit Tumor

Begitu juga tumor hati atau paru-paru dapat dikenali dengan adanya benjolan atau pembesaran atau pertumbuhan tidak normal pada organ tersebut jika difoto dengan sinar rontgen. Namun demikian, tidak semua tumor harus terlihat sebagai benjolan. Banyak jenis tumor yang tidak mudah terlihat seperti benjolan. Adanya tumor usus dan tumor otak merupakan salah satu kejadian yang banyak terjadi juga.

Banyak jenis penyakit tumor yang tidak mudah terlihat sebagai benjolan, apalagi pada stadium (tahap) awal. Selama kita hidup secara normal, sel-sel tubuh kita selalu membelah untuk memperbanyak jumlahnya. perbanyakan jumlah sel ini dilakukan tubuh untuk menggantikan sel-sel yang secara rutin mengalami kematian dan juga untuk menambah jumlah sel tumbuh pada masa pertumbuhan. sela akan mati jika sudah mencapai masa tertentu. Ini adalah kematian sel yang normal.

Tumor ada yang jinak dan adapula yang ganas. Tumor disebut jinak antara lain jika kecepatan pembedahan sel-selnya relatif tidak terlalu tinggi dan sel-sel hasil pembelahan yang cepat tersebut masih menunjukkan keabnormalan yang relatif rendah. Tumor jinak biasanya terbungkus oleh semacam selaput yang membuat jaringan. Kumpulan sel-sel tumor ini terpisah dengan jaringan normal di sekitarnya dan tidak dapat menyebar ke bagian tubuh yang lain. Itu sebabnya tumor jinak umumnya relatif mudah diangkat dengan jalan pembedahan. tumor jinak biasanya tidak membahayakan kesehatan penderitanya.

Tumor ganas inilah yang kita sebut kanker. Kanker Tumor ganas umumnya dapat menyerang dan merusak jaringan di sekitarnya. Sel-sel tumor juga dapat masuk ke pembuluh darah dan menyebar ke bagian-bagian tubh yang lain.

Penyakit Kanker Tumor

Penyakit tumor bisa memicu terjadinya penyakit kanker. Seperti yang sudah dijelaskan diatas sebelumnya, bahwa jenis penyakit tumor ganas akan memicu terjadinya penyakit kanker. Secara umum, sel kanker diartikan sebagai salah satu sel yang abnormal, dan biasanya mereka tumbuh serta melakukan pembelahan diri dengan cepat dan secara tidak terkendali. Sel kanker tumor ini tidak peduli mengenai keterbatasan dari zat makanan, ruang dan juga mengenai fakta jika mereka harus berbagi dengan sel yang normal yang ada di dalam lingkungannya. Dan lebih jauh dari hal tersebut, biasanya mereka mengabaikan suatu perintah atau sinyal untuk berhenti dalam hal berkembang biak oleh tubuh yang bersangkutan tadi.

Sel normal juga akan tumbuh di dalam tubuh, kemudian melakukan pembelahan diri dan pada saat tertentu biasanya mereka akan mati. Namun, pada sel kanker, mereka akan melakukan pertumbuhan secara terus menerus, dan akan melakukan multiplikasi sebanyak mungkin serta menghindari dari terjadinya kematian atau apotosis, dan lebih parah lagi adalah kecepatan dari pertumbuhan sel kanker akan jauh lebih tinggi dibandingkan sel-sel yang bersifat normal.

Jenis Kanker

Dan secara garis besar, penyakit kanker dibagi menjadi dua jenis yakni adalah kanker tumor yang jinak dan kanker tumpr yang ganas. Pada penyakit kanker tumpr jinak biasanya mereka mempunyai kecenderungan dalam tumbuh lebih lambat dibandingkan kanker tumor ganas dan biasanya mereka tidak akan tersebar ke organ tubuh yang lain yang ada di dalam tubuh. Sedangkan pada kasus penyakit tumor ganas mempunyai suatu bentuk pertumbuhan pada sel yang terjadi dengan sangat cepat, sehingga bisa menginvasi serta bisa menghancurkan jaringan yang ada pada sekitarnya dan juga pada fase tertentu yang lama kelamaan akan menyebar ke seluruh organ lainnya.

Mungkin yang sering menjadi pertanyaan adalah bagaimana bisa sel kanker tumor ini bisa ada di dalam tubuh dan bisa berjalan atau berkembang biak dengan lebih cepat dibandingkan sel normal? Yang pada akhirnya adalah hal ini akan membuat mereka mencari pembuluh darah atau juga lymph untuk melakukan penyebaran menuju ke organ tubuh tertentu yang ada di dalam tubuh atau metastasis. Terdapat 3 jenis gen yang berperan dalam proses seperti tadi, yakni adalah gen yang jahat, gen yang baik, dan gen yang bisa berfungsi dalam memperbaiki gen lainnya yang mengalami suatu kerusakan.

Terbentuknya dari sel kanker serta kemampuan untuk bisa berjalan, metastatis merupakan salah satu bentuk proses yang terjadi secara kompleks yang bisa melibatkan banyaknya gen yang ada di dalamnya. Dan dalam proses perjalanannya, satu dari sel kanker memang harus melepaskan diri dari kelompoknya untuk membantu mengadakan suatu invasi dari ke daerah yang ada pada sekitarnya, berusaha dalam menembus ke pembuluh lymph yang terjadi secara langsung dan juga mencari suatu pembuluh darah, berjuang melawan dari proses ketahanan di dalam tubuh, kemudian berhenti pada organ yang dituju dan akan mulai melakukan perkembangbiakan pada lingkungan mereka yang baru.

Dari sekian banyaknya onkogen yang mempunyai peran dalam proses metastatis, Ras-superfamily dari small GTL-binding proteins juga merupakan salah satu hal yang paling banyak untuk dipelajari. Ras-superfamily yang terdiri sekitar 130 members diantaranya adalah Ras, Rho, Arf/sar 1 dan Rab/Ran-subfamilies. Dan semua aspek dari sel yang melakukan perjalanan, invasi, dan termasuk didalamnya adalah polarisasi dari sel, remodelling cytockeletal dan penerimaan pada signa-signal suatu keganasan dari luar sel yang bisa dikontrol oleh Rho-GTPases.

Penyakit Tumor

Posted in Kanker Tumor | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Stadium Kanker

Stadium Kanker – Stadium Kanker TNM merupakan sistem standar dalam menentukan stadium kanker. Pada sitem TNM, kanker ditandai dengan kategori T, N, dan M. T menggmbarkan tumor primer, dengan pembagian :

  • Tx berarti tumor tak terukur
  • T0 berarti tidak terdapat bukti bahwa tumor ada
  • Tis berarti kanker in situ (kanker belum menyebar ke jaringan sekitarnya)
  • T1, T2, T3, T4 berarti ukuran tumor dan evel invansi kanker terhadap jaringan sekitarnya.
Stadium Kanker

Stadium Kanker

Stadium Kanker

Menggambarkan penyebaran kanker ke kelenjar getah bening setempat :

  •   Nx berarti penyebaran kanker ke kelenjar getah bening tak dapat dievaluasi/ ditentukan
  • N0 berarti kelenjar getah bening setempat tidak mengandung kanker.
  • N1, N2, N3, menggambarkan ukuran, lokasi dan / atau jumlah kelenjar getah bening yang terpengaruh.

M menggambarkan metastatis (penyebaran kanker ke bagian daerah lain):

  • Mx berarti penyebaran kanker tidak dapat ditentukan
  • M0 berarti tidak terdapat bukti bahwa metastatis ada.
  • M1 berarti penyeberan jauh kanker terdapat

Setiap jenis kanker memiliki versi tersendiri dalam penentuan stadiumnya. Jadi, huruf dan angka tidak selalu berarti sama dengan jenis kanker lain. Misalnya pada beberapa kanker, pembagian stadium dapat dibagi lagi menjadi T3a dan T3b, sementara yang lain tidak memiliki kategori N3. Jadi bila kanker seseorang disebut sebagai T1N2M0, berarti itu adalah tumor kecil (T1), tetapi telah menyebar ke kelenjar getah bening regional (N2) dan tidak memiliki metastatis terdeteksi (M0). Selain sitem TNM, penggolongan jenis lain berupa stadium I, II, IIIatau IV (kadang-kadang staidium ini dapat dibagi lagi misalnya IIa, atau IIIb) Stadium 0 adalah kanker in situ pada hampir semua kanker. artinya kanker masih dalam stadium dini, belum terdapat penyebaran kanker. Tetapi tidak semua kanker memiliki Stadium Kanker 0.

Stadium Kanker I memiliki harapan hidup yang baik, sementara stadium diatasnya memiliki harapan hidup yang lebih buruk, walaupun pada banyak kasus masih dapat di obati. Stadium kanker tidak berubah sesuai perkembangan kanker, kanker yang timbul kembali atau sudah sampai tahap menyebar tetap didiagnosa dengan stadium saat pertama kali ditemukan dan didiagnosa. Misalnya seorang wanita pertama kali didiagnosa dengan kanker payudara staidium II dan telah mendapat obat kanker. Kemudian kanker tersebut muncul kembali dan menyebar ke tulang. Diagnosa wanita tersebut bukan kanker payudara stadium Iv namun tetap diagnosa kanker payudara stadium II, dengan tambahan diagnosis berupa kanker payudara stadium II dengan metastase ke tulang.

Penyakit Kanker Tumor

Seperti yang sudah diketahui, bahwa tubuh kita tersusun dari sel yang jumlahnya bermilyar-milyar. Dan setiap kehidupan biasanya diawali dari satu sel kemudian lama kelamaan melakukan pembelahan menjadi dua dan lebih. Selanjutnya pada beberapa sel tadi akan membentuk organ. Dan setelah mereka melakukan pembentukan organ, maka sel akan berhenti dalam melakukan pembelahan diri kecuali untuk membantu melakukan regenerasi sel. Dengan kata lainnya adalah sel yang sehat akan tahu  sendiri kapan mereka harus melakukan proses pembelahan diri dan kapan mereka harus berhenti dalam melakukan pembelahan.

Penyakit kanker tumor juga merupakan salah satu jenis masalah yang paling penting dalam dunia medis dan merupakan salah satu dari 10 penyebab kematian yang terjadi di dunia. Penyakit kanker tumor merupakan salah satu penyakit keganasan yang bisa menyebabkan hal fatal seperti terjaidnya kematian pada penderitanya akibat sel kanker yang melakukan pengrusakan pada sel lainnya. Sel kanker adalah salah satu sel normal yang melakukan mutasi atau proses perubahan genetik dan kemudian tumbuh tanpa terkendali dengan sel-sel tubuh yang lain. Proses dari pembentukan penyakit kanker adalah salah satu kejadian secara somatik dan sudah sejak lama diduga bisa diakibatkan karena terjadinya suatu akumulasi dalam hal perubahan secara genetik dan juga epigenetik yang bisa menyebabkan terjadinya perubahan dalam hal pengaturan secara normal, kontrol molekular perkembangbiakan dari sel. Perubahan pada genetik yang disebut tadi bisa dalam bentuk aktivasi proto-onkogen dan juga inaktivasi pada gen penekan tumor yang bisa memicu dari terjadinya tumorigenesis dan memperbesar proses progresinya. Banyak sekali penelitiaan yang sudah dilakukan dalam mempelajari mengenai karakteristik dari penyakit kanker tumor dengan cara menggunakan hewan percobaan jenis tikus, mencit, anjing, domba dan juga pada organisme yang bersel tunggal.

Sel kanker tumor yang tidak bisa melakukan interaksi dengan lebih sinron pada lingkungan dan juga melakukan pembelahan tanpa terkendali kemudain akan bersaing dengan sel yang normal dalam mendapatkan bahan makanan yang berasal dari tubuh dan juga berasal dari oksigen. Penyakit tumor bisa menggantikan suatu jaringan yang sehat dan terkadang akan melakukan suatu penyebaran pada bagian yang lain yang berasal dari tubuh yaitu suatu proses dalam pemendekan usia yang umum terjadi yang disebut dengan metastatis. Potensi dari metastatis ini akan semakin diperbesar resikonya dari suatu proses perubahan secara genetik yang lainnya. Dan jika tidak segera diobati, maka kebanyakan dari penyakit kanker tumor lama kelamaan akan mengarah menjadi ke pesakitan bahkan akan menyebabkan kematian. Penyakit kanker tumor muncul lewat suatu perubahan pada genetik secara rangkap dalam sel induk yang berasal dari orga tubuh. Dan pada sebagian perubahan yang tidak bisa dihilangkan akan terjadi akumulasi dengan usia yang semakin bertambah, dan tidak bisa dihindari. Namun predisposisi genetik, faktor lingkungan dan juga yang paling banyak adalah gaya hidup merupakan salah satu hal yang penting.

Stadium Kanker

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , | Leave a comment

Pengobatan Kanker

Pengobatan Kanker  – Untuk sebagian besar kanker, cara mengetahui apakah suatu metode pengobatan kanker tumor yang sedang diterapkan berhasil atau tidak dilakukan dengan CT-stan, PE scan, dan tumor marker. Pemeriksaan-pemeriksaan itu dilaksanakan untuk melihat apakah ada penyusutan tumor, peningkatan dalam ukuran penyakit terukur atau lesi baru (menunjukan kemajuan), atau temuan stabil. Hasil pemeriksaan setelah pengobatandan dibandingkan dengan hasil pemeriksaan sebelum pengobatan.

Pengobatan Kanker

Pengobatan Kanker

Pengobatan Kanker

PET (positron emission tomography) dianggap sangat efektif dalam mengidentifikasi apakah kanker hadir atau tidak, apakah telah menyebar, bagaimana hasil pengobatan, dan jika seseorang telah bebas dari kanker setelah pengobatan kanker tumor . Kanker efektif dideteksi oleh PET antara lain kanker di paru-paru, kepala dan leher, usus, esofagus, limfoma, melanoma, payudara, tiroid, serviks, pankreas dan otak.
PET sangat sensitif dalam menentukan tingkat penyakit, terutama di limfoma, melanoma ganas, payudara, paru-paru, usus besar, dan kanker leher rahim. Konfirmasi penyakit metastatis memungkinkan dokter dan pasien untuk lebih akurat memutuskan apakah anda melanjutkan pengobatan yang sedang dilakukan. PET saat ini juga dianggap sebagai prosedur diagnostik yang paling akurat untuk mengethaui kekambuhan pasca-bedah. pendekatan seperti ini memungkinkan untuk pengembangan rencana perawatan yang lebih rasional bagi pasien.

Tingkat metabolisme tumor dibandingkan di scan PET yang diambil sebelum dan sesudah siklus kemoterapi. sebuah respon diambilsebelum dan sesudah siklus kemoterapi. Sebuah respon yang suskse terlihat pada scan PET sering mendahului perubahan dalam anatomi dan karena itu akan menjadi indikator awal respon tumor yang lebih cepat terlihat daripada dengan modalitas diagnostik lainnya. Cara lain mengetahuinya efektivitas pengobatan penanda tumor. Penanda penyakit tumor adalah zat yang dapat ditemukan dalam tubuh (biasanya dalam darah atau urine) ketika penyakit kanker hadir. Seiring dengan tes lain, penanda tumor dapat digunakan untuk membantu menunjukan apakah kanker hadir, untuk menentukan jenis kanker, dan dalam beberapa kasus untuk membantu menunjukan jika pengobatan kerja.

Kemoterapi Kanker Tumor

Salah satu pengobatan kanker tumor yang dilakukan adalah pengobatan kemoterapi. Waktu yang dibutuhkan untuk merasakan atau pulihnya efek samping kemoterapi tergantung pada banyak hal, termasuk kesehatan anda secara keseluruhan dan jenis kemoterapi yang anda jalani. Beberapa efek samping yang lebih umum dari kemoterapi dan cara mengatasinya antara lain : kelelahan, mual dan muntah, nyeri, rambut rontok, anemia, infeksi, masalah pembekuan darah, masalah pada mulut, gusi, dan tenggorokan, diare dan sembelit, efek pada syaraf dan otot, efek pada kulit dan kuku, dan efek pada kandung kemih.

Bila merasa mual setelah kemoterapi, yang bisa dilakukan antara lain menghindar makan besar untuk setidaknya beberapa jam sebelum kemoterapi jika mual biasanya terjadi selama kemoterapi, makan makanan ringan sebelum pengobatan, sering makan, dan minum dalam jumlah kecil dan secara perlahan. Makan dan minum yang dingin, mengisap permen, bernapas dalam dan erlahan saat merasa mual, mengalihkan perhatian dengan mengobrol dengan teman atau keluarga, mendengarkan musik, atau menonton TV, menggunakan teknik relaksasi, menghindari makanan manis, girengan , atau berlemak. Beberapa jenis obat kemoterapi berefek diare atau sembelit. Bahkan ada yang menjadi diare disertai dehidrasi berat yang harus dirawat.

Bila diare, kurangi makanan berserat, seral, buah dan sayur, minum banyak untuk menggantikan cairan yang hilan. Bila sembelit, perbanyak makanan berserat, dan olahraga ringan bila memungkinkan.

Penyakit kanker bisa saja kambuh setelah sebelumnya dinyatakan sembuh. Banyak kanker yang bisa diobati dengan sukses, bahkan jika menghilangkan kanker dengan benar-benar tidak mungkin, banyak pasien yang bisa hidup lama dengan kanker yang ada.
Tujuan utama dari setiap pengobatan kanker tumor adalah untuk menghapus atau menghancurkan semua sel kanker dalam tubuh. Ketika sel-sel kanker tidak bisa lagi temukan didalam tubuh, kanker dianggap sembuh, yang artinya hanya sementara atau hilang secara permanen.

Kanker bisa kambuh karena sel kanker yang kecil sulit untuk ditemukan dan kadang-kadang tetap berada dalam tubuh setelah pengobatan. Sering waktu, sel-sel bisa berkembang biak dan tumbuh cukup besar untuk ditemukan dan didiagnosa. Tergantung pada jenis kanker, ini bisa terjadi dalam beberapa minggu, bulan, atau bahkan betahun-tahun setelah kanker primer diobati. Penyakit Kanker tumor dapat kembali ditempat yang sama seperti kanker asli atau ditempat lain dalam tubuh. Sebuah kekambuhan lokal berarti kanker telah kembalipada atau sangat dekat dengan tempat yang sama dengan kanker primer, namun kanker belum menyebar ke area lain dari tubuh.

Contohnya jika kanker datang kembali dekat usus besar setelah seseorang sebelumnya telah dirawat untuk kanker usus besar. Kekambuhan regional berarti kekambuhan terjadi di kelenjar getah bening dan jaingn yang terletak disektar kanker asli. Sedangkan kekambuhan jauh berarti kanker telah menyebar organ atau jaringan yang jauh dari tempat kanker primer dimulai. Misalnya, jika seorang pasien dirawat untuk kanker payudara kini memiliki kanker dihati, kemudian dokter akan mengatakan dia memiliki kanker payudara metastatik (bukan kanker hati) . Kemungkinan bahwa kanker akan kembali tergantung pada jenis kanker primer. Banyak kanker memiliki pola yang bisa diprediksi kekambuhannya, dan dokter yang akrab dengan sejarah medis dan situasi anda dapat memberikan informasi lebih lanjut tentang kemungkinan kambuh.

Pengobatan Kanker

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Pemeriksaan Kanker Payudara

Pemeriksaan Kanker Payudara  – Memeriksa payudara sendiri (Sarani/Sadari) adalah cara sederhana untuk mengetahui secara dini adanya benjolan yang bisa saja merupakan gejala awal dari kanker payudara. Pemeriksaan sebaiknya dilakukan seminggu sesudah menstruasi, ketika kondisi payudara lunak dan longgar, sehingga memudahkan perabaan.
Untuk wanita yang sudah mengalami menopause boleh dilakukan kapan saja, asal rutin setia bulan. Jika menemukan adanya benjolan atau perubahan pada payudara yang membuat diri anda resah segera konsultasikan ke dokter.

Pemeriksaan Kanker Payudara

Pemeriksaan Kanker Payudara

Pemeriksaan Kanker Payudara

Cara Pemeriksaan Kanker Payudara :

  • Melihat
    Tanggalkan seluruh pakaian bagian atas. Berdirilah depan cermin dengan kedua lengan tergantung lepas, di dalam ruangan yang terang. Perhatikan payudara anda, apakah bentuk dan ukurannya kanan dan kiri simetris? apakah bentuknya membesar/ mengeras? apakah arah putingnya lurus ke depan? atau berubah arah ? apakah putingnya tertarik ke dalam? apakah puting/ kulitnya ada yang lecet ? apakah kulitnya tampak kemerahan? kebiruan? kehitaman? apakah kulitnya tampak menebal dengan pori-pori melebar (seperti kulit jeruk) / apakah permukaan kulitnya mulus, tidak tampak adanya kerutan atau cekunan ?
    Ulangi semua pengamatn diatas dengan psosisi kedua tangan lurus ke atas. Setelah selesai, ulangi lagi pengamatan diatas dengan posisi kedua tangan lurus ke atas. Setelah selesai, ulangi lagi pengamatan dengan kedua tangan di pinggang, dada dibusungkan, kedua siku ditarik kebelakang.
  • Memijat
    Dengan kedua tangan, secara lembut pijat payudara dan tepi hingga ke puting, untuk mengetahui ada-tidaknya cairan yang keluar dari puting susu (seharusnya tidak ada, kecuali anda sedang menyusui)
  • Meraba
    Sekarang berbaringlah diatas tempat tidur untuk memeriksakan payudara satu demi satu. Untuk memeriksa payudara kiri, letakkan sebuah batal tipis dibawah bahu kiri, sedang lengan kiri direntangkn ke atas disamping kepala atau diletakkan di bawah kepala.
    Gunakan keempat jari tangan kanan yang saling dirapatkan untuk meraba payudara. Rabaan dilakukan dengan gerakan memutar, mulai dari tepi payudara hingga ke puting susu. Sesudah itu geser posisi jari sedikit ke sebelahnya, dan lakukan lagi gerakan memutar dari tepi payudara sampai puting susu.
    Lakukan terus secara berurutan sampai seluruh bagian payudara diperiksa. Anda bisa menggunakan lotion atau sabun sebagai pelicin.
    Gerakan memutar boleh juga dilakukan mulai dari puting susu, melingkar semakin lebar ke arah tepi payudara ; atau secara vertikal ke atas dan ke bawah mulai dari tepi paling kiri hingga ke tepi paling kanan. Yang penting tak ada yang terlewatkan.

Perlu diperhatikan bahwa masing-masing gerakan memutar harus dilaksukan dengan kekuatan tekanan darah yang berbeda-beda, setidaknya dengan tiga macam tekanan. Pertama-tama dilakukan dengan tekanan ringan untuk meraba adanya benjolan didekat permukaan kulit, yang kedua dengan tekanan sedang untuk meraba adanya benjolan ditengah-tengah jaringan payudara, yang ketiga dengan tekanan cukup kuat untuk merasakan adanya benjolan didasar payudara, dekat dengan tulang dada/ iga.
Setelah selesai dengan payudara kiri, pindah posisi bantal dan lengan, lakukan pemeriksaan pada payudara kanan dengan menggunakan keempat jari tangan kiri. Kemudian ulangi perabaan tetapi dalam posisi berdiri. Daerah ketiak dan sekitar payudara juga perlu diraba untuk mengetahui adanya benjolan yang diduga enyebaran kanker.

Bila dalam Pemeriksaan Kanker Payudara sendiri ini anda akan menemukan suatu kelainan (misal benjolan, sekecil apapun) segera lakukan Pemeriksaan Kanker Payudara  ke dokter. Jangan takut dan jangan tunda lagi. Karena kanker payudara yang ditemukan pada tahap dini dan ditangani secara benar akan sembuh secara tuntas.

Terapi Kanker Payudara

Terapi kanker tumor payudara yang dilakukan adalah :

  1. Tekni pembedahan
  2. Teknik kemoterapi
  3. Tekni hormonal terapi
  4. Monoklonal antobodi atau gen terapi
  5. Immunoterapi

Modalitas dari terapi penyakit kanker tumor payudara adalah salah satu multi modalitas dengan tujuan pengobatan penyakit kanker sebagai berikut ini :

  1. Secara kuratif, biasanya terapi ini adalah untuk menyembuhkan dan bisa dinilai dengan lamanya bebas tumor serta lamanya dalam hal bertahan hidup.
  2. Paliatif, terapi ini biasanya bertujuan dalam meningkatkan dan juga mengembalikan kualitas hidup yang bisa dinilai secara fungsional, kosmetik, dan juga dalam hal penampilan sosial.
  3. Preventif, tindakan ini bertujuan dalam mencegah terjadinya penyakit kanker payudara.

Adanya pembagian dari penyakit kanker tumor payudara yang dilihat dari segi modalitas terapi yang digunakan, maka dibagi menjadi beberapa kategori atau golongan seperti :

  1. Stadium 0 atau les in situ non metastatis yakni adalah ductal carcinoma in situ atau DCIS dan lobular carcinoma in situ atau LCIS
  2. Stadium dini invasif ( stadium ini merupakan stadium 1 dan juga beberapa stadium II
  3. Stadium ikntermediate operabel (stadium II dan IIIA)
  4. Stadium in operable atau juga stadium lanjut lokal atau stadium IIIA-IIIC
  5. Stadium lanjut atau stadium IV

Salah satu bentuk pengobatan kanker tumor adalah dalam hal kemoterapi. Kemoterapi adalah dilakukan dengan cara menggunakan obat-obatan dalam membantu membunuh sel penyakit kanker. Penggunaan dari pengobatan kemoterapi secara modern biasanya diawali pada perkenalan di awal tahun sekitar 1940-an. Pengobatan kemoterapi bisa diberikan dengan intravena atau juga dalam hal peroral. Untuk penderita penyakit kanker, pengobatan dengan kemoterapi bisa diberikan dengan berbagai tujuan seperti induksi.

Pemeriksaan Kanker Payudara

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , | Leave a comment

Penyakit Kanker

Penyakit Kanker - Seorang dengan keluarga memiliki sejarah penyakit kanker memang mepunyai resiko lebih besar untuk terserang kanker dibandingkan mereka tanpa sejarah kanker dalam keluarga. Tetapi tidak hanya satu faktor saja yang bertanggung jawab atas munculnya kanker pada seseorang.

Kanker Tumor

Resiko kanker tumor itu kompleks. Kanker Tumor bisa merupakan kanker yang sporadis bila terjadi secara kebetulan pada individu yang tidak memiliki faktor resiko yang diketahui genetik dn tidak ada riwayat keluarga yang signifikan. Sekitar 60% dari kanker-kanker sporadis.

Penyakit Kanker

Penyakit Kanker

Kanker tumor juga bisa famililial jika disebabkan oleh varian dalam gen dan lingkungan semua bekerja sama. Keseluruhan resiko kanker yang berkembang tergantung pada jumlah varian resiko kanker genetik yang diwarisi seseorang denga faktor lingkungan berinteraksi dengan gen-gen. Ada juga kanker herediter, yang terkait dengan perubahan dalam gen kerentanan kanker.

Banyak orang keliru berpikir bahwa resiko kanker tumor selalu diteruskan melalui keluarga sebagai “gen kanker” tunggal. Namun, seperti penyakit kompleks lainnya, perubahan banyak gen yang masing-masing memainkan peran dalam peekembangan kaner jauh lebih mungkin menjadi penyebab kanker keluarga daripada perubahan dalam sebuah gen tunggal. Memiliki warisan genetik yang terkait dengan kanker juga tidak berarti bahwa anda pasti akan mendapatkan kanker . Sebuah varian genetik yang terkait dengan kanker hanya faktor resiko. Mengetahui bahwa anda memiliki resiko genetik dan memahami apa artinya dapat memotivasi anda untuk menciptakan gaya hidup sehat untuk mencegah kanker. Hal ini juga dapat mendorong and auntuk meminta dokter membantu anda menurunkan resiko.

Penyakit kanker biasanya diawali dengan terjadinya penyakit tumor ganas. Penyakit tumor merupakan salah satu bentuk pembengkakan yang muncul akibat adanya suatu peradangan dan terjadinya jaringan yang tidak normal tumbuh di dalam tubuh. selain itu, tipe dari tumor biasanya dibedakan berdasarkan dari pertumbuhan yang terjadi yakni adalah tumor jinak dan tumor ganas. Pertumbuhan dari sel-sel kanker yang bisa mengakibatkan terjadinya jaringan yang lebih besar lagi yang disebut sebagai tumor. Sel-sel pada kanker biasanya akan tumbuh dengan lebih cepat dan kemudian melakukan penyebaran lewat pembuluh darah dan juga pada pembuluh kelenjar getah bening. Kemudian perjalanan dari tumor ini akan menuju ke jaringan yang lain yang diistilahkan sebagai metastatis. Penyakit kanker tumor mempunyai suatu karakteristik yang berbeda-beda. Dan selain itu, ada juga yang bisa tumbuh dengan lebih cepat dan ada juga yang tidak tumbuh dengan tidak terlalu cepat.

Proses Kanker Tumor

Penyakit kanker tumor merupakan salah satu jaringan yang baru yang bisa muncul didalam tubuh sebagai salah satu akibat dari pengaruh berbagai faktor pemicu dan juga bisa mengakibatkan terjadinya jaringan setempat pada gen yang mengalami kehilangan kendali secara normal atas pertumbuhannya tadi. Istilah dari neoplasma ini pada dasarnya mempunyai suatu arti sama dengan pejnyakit tumor. Keganasan yang terjadi biasanya merujuk pada segala penyakit yang ditandai dengan suatu hiperplasia sel ganas, dan termasuk berbagai faktor dari tumor ganas

Klasifikasi dari penyakit kanker tumor adalah, pada umumnya, penyakit kanker tumor biasanya dirujuk berdasarkan dari jenis organ atau juga berdasarkan dari organ dan sel tempat dimana terjadinya penyakit kanker. Dan sebagai contohnya adalah penyakit kanker tumpr yang awalnya terjadi pada usus besar kemudian dirujuk sebaai salah satu penyakit kanker usus besar, sedangkan penyakit kanker yang terjadi pada sel basal dan juga dari kulit yang dirujuk sebagai penyakit kanker sel basal. Klasifikasi dari penyakit kanker tumpr kemudian akan dilakukan untuk kategori yang terjadi lebih umum, misalnya adalah seperti :

  1. Karsinoma
    Jenis ini merupakan penyakit kanker tumor yang terjadi dibagian jaringan epitel, misalnya adalah seperti kulit atau juga pada jaringan yang bisa menyelubungi di bagian organ tubuh, misalnya adalah pada organ di sistem pencernaan serta pada kelenjar. Contohnya adalah kanker kulit, karsinoma serviks, atau kanker anak, kanker esofageal, kanker hepatoseluer dan lainnya.
  2. Sarkosma
    Jenis penyakit kanker tumor ini merupakan salah satu kejadian yang terjadi pada tulang misalnya seperti osteosarkoma, tulang rawan yang terjadi seperti kondrosakroma, jaringan otot misalnya seperti rabdomiosarkoma, dan jaringan dari adiposa, pembuluh darah serta jaringan penghantar atau juga pendukung yang lainnya.
  3. Leukemia
    Jenis penyakit leukemia ini merupakan salah satu jenis penyakit kanker yang terjadi dari akibat sel darah yang tidak matang yang mengalami perkembang di dalam susum tulang dan juga mempunyai suatu bentuk kecenderungan dalam melakukan akumulasi pada sirkulasi darah.
  4. Limfoma
    Jenis kanker ini biasanya muncul dari nodus limfa dan juga pada jaringan yang berasal dari sistem kekebalan tubuh. Dan perkembangan dari sel normal yang lama kelamaan menjadi sel kanker tumor.

Penyakit kanker tumor adalah salah satu jenis penyakit dengan kelas yang beragam dan sifatnya sangat berbeda berdasarkan penyebab serta biologisnya. Dan setiap organisme, bahkan juga tumbuhan dan bisa terkena penyakit kanker. Hampir dari semua jenis penyakit kanker yang dikenal muncul dengan bertahap, dan sebagai salah satu bentuk kecacatan yang terjadi secara menumpuk di dalam sel kanker dan juga pada sel anak-anaknya. Setiap hal yang bisa bereplikasi mempunyai suatu kemungkinan dari kecacatan atau mutasi. Dan kecuali jika memang pencegahan dan juga perbaikan dari kecacatan yang bisa ditangani dengan lebih baik lagi.

Penyakit Kanker

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , | Leave a comment